Cara Belajar Menulis Bagi Pemula Lengkap Panduan

#belajardasar.com – Cara Belajar Menulis – Saat memiliki seorang buah hati yang orang tuanya pasti akan merasa senang bila anak balitanya sudah mulai pandai dalam membaca, menulis dan berhitung. Akan tetapi untuk bisa pandai, tentu ada proses pembelajaran yang harus dilakukan dengan konsisten dan memakan waktu. Ingat, tidak ada yang instan di dunia ini sekalipun hal itu terlihat mudah. Oleh karenanya sebagai orang tua yang bijak, ibunda pasti memahami hal tersebut. Dengan buah hati kita yang masih beranjak 3-4 tahun dimana masa – masa tersebut sang anak akan diperkenalkan dengan cara belajar menulis. Sehingga proses tersebut cukup membuat banyak orang tua kerepotan dengan tingkah laku sang anak yang mungkin masih ingin bermain – main. Namun dijaman yang sudah modern sudah banyak alternatif agar sang buah hati mau diajak belajar sekaligus bermain yang membuat mereka tidak akan bosan.

Cara Belajar Menulis

Cara Belajar Menulis (www.spanish4kiddos.com)

Kebanyakan orang tua saat melewati dimana mereka harus dituntut untuk melatih buah hatinya. Mengajarkan sesuatu yang baru untuk anak-anak memang memiliki banyak tantangan karena setiap hal yang kita ajarkan di usia balita mereka akan tercetak sebagai kenangan yang akan dibawa sampai mereka dewasa kelak dan mempengaruhi karakter mereka. Di umur yang masih sangat belia ini, si kecil bisa mulai dikenalkan terlebih dahulu pada bentuk-bentuk dasar seperti segitiga, persegi, lingkaran dan lain sebagainya. Cara belajar menulis untuk balita ini sering kali dipakai untuk melatih buah hatinya. Mulai gambar-gambar hewan untuk belajar warna juga stimulasi yang baik untuk awal pembelajaran menulis. Untuk mulai mengenalkan huruf dan angka ibunda bisa menggunakan angka dan huruf yang berwarna-warni, bisa dari buku maupun poster, atau huruf-huruf yang bisa dipasang di pintu atau tempat si kecil sering bermain. Langsung saja berikut adalah tips yang bisa dipakai para orang tua mengenai cara belajar menulis bagi pemula, berikut adalah ulasanya.

Kesiapan anak dalam memegang pensil

Sang buah hati yang masih belia ini pastinya belum mahir untuk memegang pensil sendiri. Biasanya jari – jari yang mungilnya ini masih kaku dan mungkin belum bisa sama sekali untuk memegangnya. Nah disinilah peran seorang ibu, sebelumnya dengan mereka bermain, disela -sela mainanya sang bunda juga melatih secara langsung untuk memegang pensil, mungkin bisa pensil yang berwarna agar sang buah hati tambah tertarik dan memiliki imajinasi yang lebih tinggi dengan media yang telah anda siapkan.

Belajar mencoret-coret

Sang bunda atau para orang tua bisa melatihnya dengan cara sederhana berlatih menulis dengan siapkan kertas kosong bisa buku gambar atau buku tulis dan biarkan anak membentuk pola sesuai dengan kemauannya. Biarkan anak berimajinasi untuk mencorat-coret sesuai kemampuan imajinasi anak. Biasanya anak akan menceritakan imajinasi apa yang digambarnya. Kita sebagai orang tua cukup memberikan apresiasi positif terhadap apa yang disampaikan anak. Tujuan dari mencorat-coret adalah agar anak luwes dan terampil dalam menggunakan pensil sehingga akan melatih koordinasi antara otak dan tangan anak.

Mengenalkan huruf abjad

Para orang tua yang sudah membiarkan anaknya lentur memegang pensil atau sudah mulai ada kebiasaan menulis, maka kini waktunya para orang tua juga memperkenalkan bentuk huruf abjad mulai dari A-Z secara berlahan. Kalau sang bunda kesulitan pakai cara yang mudah dan sederhana dengan lewat media yang memiliki tulisan yang tidak membosankan. Para orang tua bisa menggunakan aplikasi Marbel Belajar Menulis. Aplikasi ini sudah memiliki share ratting sebanyak 4.1 saat pertengahan tahun 2015 dan berhasil dikembangkan oleh Educa Studio.

Tidak Ada Paksaan Dalam Belajar

Biarkan sang buah hati bergerak secara bebas atau tidak ada kekangan dalam tahapan belajar menulis. Hal ini perlu dilakukan para ibunda yang ingin sang buah hatinya pintar menulis. Diusia yang masih balita biasanya sang anak cenderung berubah – ubah mood nya, jika sang anak sudah mulai bosan atau udah rewel, jangan paksa sang anak untuk terus belajar. Jadi bisa diatasi dengan mengajaknya bermain sejenak atau juga bisa belajar sambil bermain yang akan membuat sang buah hatinya tidak merasakan kalau ia sebenarnya sedang belajar.

Menghubungkan Garis

Ketika para orang tua yang sudah mulai melihat sang buah hatinya yang sudah mahir mengoperasikan berbagai alat tulis dan gambar, maka aktivitas menghubungkan garis ini dapat mulai dilakukan. Tulislah huruf dengan garis putus-putus di atas kertas. Kemudian para orang tua bisa langsung membinanya langsung untuk menghubungkan garis-garis tersebut sambil perdengarkan nama huruf yang sedang ditulis. Ketika balita sudah mahir dengan aktivitas ini, maka bisa dijamin sang buah hati anda akan cepat bisa menulis.

Dengan cara mudah belajar menulis bagi balita diatas, memang perlu anda para orang tua harus terapkan. Hal ini kami harapkan sebelum atau pra sekolah, para buah hati setidaknya tidak asing melihat atau mendengar kata huruf yang diajarkan disekolahnya. Jika sang ibunda ingin anak nya lebih kreatif, para orang tua bisa mencarikan sekolah yang diperuntukan untuk balita. Kini sudah banyak sekolah yang mumpuni untuk menempatkan anak – anak kalian untuk belajar sambil bermain sekaligus belajar untuk sosial. Jadi tidak usak ragu untuk mendidik anak – anak nya belajar menulis mulai usia dini.